Tamu Alumni

Dok. HumIn - Ustadz Rosi makan siang bersama Alumni Pertama Inovatif
InnNews. Ikatan keluarga yang luar biasa. Alumni pertama SD Muhammadiyah 1 Trenggalek berkunjung ke sekolah di sela-sela waktu istirahatnya. Percakapan yg berhasil kami rekam antara ustadz dan alumni
Ustadz: jam segini kok bisa keluar sekolah, mbolos ta?
Alumni: mboten ustadz.
Ustadz: lha terus kok bisa keluar
Alumni: ud pulang ustadz, ada acara di sekolah
Ustadz: ojo mbolosan lo yaaa.
Alumni: iya ustadz
.......
Sekelumit percakapan yg begitu dekat antara ustadz dan alumni.
Kemarin, selasa 27 maret 2018 juga ada mantan siswa SD Muhammadiyah 1 Trenggalek yg sekarang tinggal di negeri gajah putih berkunjung ke sekolah. Lukas Lim Ju Ji itulah namanya. Lukas (nama panggilan akrabnya saat di SD Muhammadiyah) belajar di Inovatif selama 2 tahun. Saat ia kelas 2 naik kelas 3 ia harus pindah ke Singapura karena ikut orang tua. Tiap kali ia berkunjung ke Indonesia, SD Muhammadiyah 1 Trenggalek adalah tempat pertama yg ia kunjungi.
Jadi ingat dengan pesan KH. Ahmad Dahlan: "Muhammadiyah pada masa sekarang ini berbeda dengan Muhammadiyah pada masa mendatang. Karena itu hendaklah warga muda-mudi Muhammadiyah hendaklah terus menjalani dan menempuh pendidikan serta menuntut ilmu pengetahuan (dan teknologi) di mana dan ke mana saja. Menjadilah dokter sesudah itu kembalilah kepada Muhammadiyah. Jadilah master, insinyur, dan (propesional) lalu kembalilah kepada Muhammadiyah sesudah itu."
Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa Kelas Lima Bisa Membuat Alat Peraga Pernapasan Manusia

Asyiknya Mencoba “Rangkaian Listrik Seri dan Paralel”

ES LILIN TANPA KULKAS