Siswa Inovatif "Mojok" Saat Istirahat

HumIn - Memanfaatkan waktu istirahat siang di Pojok Literasi

InNews. Ketika seseorang menikah, maka tujuannya adalah ingin meraih kebahagiaan dalam rumah tangga yang dibangunnya. Ia juga ingin mendapatkan anak-anak yang shalih dan shalihah yang bisa menjadi penyejuk pandangan mata dan menjadi investasi dunia akhirat yang akan memudahkan orangtua menuju SurgaNya. 

Begitupula ketika Pemerintah mendirikan sebuah lembaga yang dinamakan sekolah, tentu saja ia mempunyai tujuan yang tak jauh beda dengan konsep keluarga, yaitu menghasilkan anak didik yang cerdas dan berbudi pekerti luhur sehingga bisa menjadi generasi penerus bangsa yang Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong royong dan Integritas.

SD Muhammadiyah 1 Trenggalek, yang didirikan sepuluh tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 6 Juni 2010 yang diresmikan oleh Bapak Din Syamsudin (Ketua PP Muhammadiyah saat itu), juga mempunyai tujuan yang tak jauh beda dengan sebuah rumah tangga ataupun Pemerintah. Sekolah yang dikenal dengan nama "SD Inovatif" ini memilik Visi "Unggul dalam Prestasi, Islami dalam Berkemajuan". Dengan Visi itu, sekolah berupaya untuk menghasilkan peserta didik yang berprestasi dan berkemajuan dimana target utamanya adalah kebahagian dunia dan akhirat.

Dalam upaya meraih visi ini, banyak sekali usaha yang dilakukan sekolah, diantaranya:
1. Bekerjasama dengan "KPI" dalam meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.
2. Bekerjasama dengan "INOVASI" untuk menggali dan meningkatkan Literasi siswa.
3. Bekerjasama dengan "PERPUSDA" Trenggalek.


Dalam islam dikenal dengan "Baiti Jannati" yang artinya "Rumahku Surgaku". SD Muhammadiyah 1 Trenggalek juga memiliki pepatah "Madrasati Jannati" yang artinya "Sekolahku Surgaku". 


Kalimat itu menjadi motivasi para Ustadz dan Ustadzah di SD Muhammadiyah 1 Trenggalek yang berkompetisi untuk mendesain kelas menjadi sebuah kelas yang nyaman dan menyenangkan. Salah satu ustadzah yang merupakan wali kelas 5 telah mendesain kelasnya menjadi sangat indah. Beliau membuat taman baca di kelas yang dinamakan dengan "Pojok Literasi". Beliau berharap "Dengan desain kelas yang ramah, indah dan nyaman siswa siswi akan betah di dalam kelas dan akan menunjang proses KBM di kelas. Siswa siswi semakin rajin membaca dimana dengan membaca itu akan banyak menghasilkan informasi dan kedepannya anak akan bisa dengan mudah menyampaikan informasi sesuai Permendikbud No 23 Tahun 2015".

Ditulis oleh Beti Restiningsih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa Kelas Lima Bisa Membuat Alat Peraga Pernapasan Manusia

Asyiknya Mencoba “Rangkaian Listrik Seri dan Paralel”

ES LILIN TANPA KULKAS