Ekspresikan Ide melalui Karya di KTS Inovatif

HumIn. Menggambar poster tentang Karhutla dalam tema menjaga organ gerak tubuh

InNews. (Rabu, 2/10/2019) Kabut asap yang muncul akibat residu dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru-Riau membuat sejumlah warga mengalami kesulitan melihat jarak pandang jalan, terutama bagi pengendara bermotor. Karhutla di Riau saat ini masih berstatus siaga darurat.  

Tidak hanya kesulitan melihat jarak pandang, kabut asap ini juga membuat warga dan anak sekolah sangat mengalami sesak napas. Bahkan pemerintah setempat, sempat meliburkan sekolah-sekolah yang terdampak.
Mengetahui hal itu, membuat siswa siswi inovatif, SD Muhammadiyah 1 Trenggalek tidak tinggal diam. Melalui Kegiatan Tengah Semester (KTS) ustadzah Beti Restiningsih selaku guru yang membimbing di kelas lima, mengajak siswa siswinya untuk menggambar poster tentang bahaya karhutla. Kegiatan ini sangat sesuai dengan Kompetensi Dasar yang ingin disampaikan, yakni tema "Organ Gerak Hewan dan Manusia" dengan mengangkat topik "Cara Menjaga Organ Pernapasan".
Menggambar Poster tentang Karhutla

Tidak cukup sampai disitu, beliau berkeliling bersama siswa siswinya di lingkungan sekolah secara langsung mengumpulkan donasi untuk korban asap di Riau. Berdonasi menjadi salah satu bentuk pengamalan sila kedua Pancasila yg mereka pelajari pada tema ini.
Menggalang donasi korban Karhutla
Mereka tampak senang dan bersemangat ketika berkeliling sambil membawa kardus yang bertuliskan peduli korban asap.

Ustadzah Beti berharap melalui kegiatan ini, siswanya bisa memiliki rasa simpati terhadap sesama.

https://youtu.be/SNkKPpYotnI


Penulis: Fahrurrosi
Editor: Jun Ikhsan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa Kelas Lima Bisa Membuat Alat Peraga Pernapasan Manusia

Asyiknya Mencoba “Rangkaian Listrik Seri dan Paralel”

ES LILIN TANPA KULKAS