DIKDASMEN PWM JATIM GANDENG INOVASI KEMITRAAN AUSTRALIA INDONESIA

Paparan hasil program Literasi dari 4 Daerah sasaran
DIKDASMEN TRENGGALEK_Dikdasmen PWM Jawa Timur menggandeng Inovasi untuk anak sekolah indonesia Kemitraan Australia Indonesia mengadakan desiminasi dan advokasi program literasi di sekolah dan madrasah Muhammadiyah Jawa Timur. Acara yang digelar pada hari kamis tanggal 19 Desember itu berlangsung meriah dengan diikuti kurang lebih 250 peserta.

Hotel Ibis Style Jemursari Surabaya menjadi tempat project acara tersebut. Hadir dalam pembukaan Prof. Dr. Achmad Jainuri, Ph.D. yang dalam sambutannya memberi apresiasi kepada Dikdasmen Jawa Timur yang telah menjadi pilot project sekolah literasi kerjasama antara PP Muhammadiyah dengan Australian Government. Mantan Rektor Umsida tersebut juga menyampaikan literasi adalah program mengatasi masalah dalam pendidikan.

"Disrupsi pendidikan adalah permasalahan dalam pendidikan. Munculnya program Disrupsi Literasi artinya literasi ada untuk mengatasi masalah dalam pendidikan". tangkas guru besar Umsida tersebut.

Ibu Silvana Erlina sebagai manager Inovasi Jawa Timur juga ikut hadir dalam acara yang digelar selama satu hari tersebut. Beliau ikut memberikan wawasan dalam sambutannya bahwa guru memiliki tiga tipe yaitu guru yang berprofesi guru, ada guru yang terpaksa menjadi guru serta ada guru yang tidak memahami cara menjadi guru.

" Guru ada 3 tipe yaitu guru yang menjadi guru dari profesi guru, ada pula guru yang menjadi guru karena terpaksa menjadi guru serta ada guru yang tidak memahami profesinya sebagai guru". ungkap manajer inovasi tersebut.

Harapan besar ibu Dra. Arbaiyah Yusuf, MA. bahwa kegiatan ini bisa memberi stimulus bagi sekolah dan madrasah untuk meningkatkan program literasi dan bahkan bisa dicantumkan dalam program PGSD di Umsida selayaknya D1 Kemuhammadiyahan yang sudah berjalan.

"Kami mengharap dukungan dari bapak ibu kepala sekolah dan madrasah untuk meningkatkan dan mengembangkan literasi di sekolah dan madrasah dengan menangkap kehidupan siswa di masing-masing daerah. Mungkin Umsida juga bisa membuat program dalam Prodi PGSD seperti D1 Kemuhammadiyahan yang telah berjalan." tangkas Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim tersebut.

Guru yang baik adalah guru yang bisa membuat cerita dari kehidupan sehari-hari anak didiknya. Gerakan literasi ada berbagai macam bentuk bisa literasi berbasis penguatan pendidikan karakter, ada gerakan nasional literasi, ada gerakan budaya literasi dan bisa pula berbentuk literasi yang dikembangkan inovasi. Inovasi kemitraan Australia Indonesia akan memperpanjang kontraknya sampai bulan mei dan semoga Muhammadiyah tetap.menjadi mitra utama dalam program tersebut. (MJ)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa Kelas Lima Bisa Membuat Alat Peraga Pernapasan Manusia

Asyiknya Mencoba “Rangkaian Listrik Seri dan Paralel”

ES LILIN TANPA KULKAS