Pertebal Iman Dengan Menjaga Kebersihan

HumIn. Ro'an yaumiyyah


InNews. Seringkali kita melihat atau mendengar istilah “Bersih pangkal sehat” ataupun “Kebersihan sebagian dari iman”. Istilah-istilah tersebut bukan hanya isapan jempol, melainkan fakta yang ada. Kebersihan sebagian dari iman adalah salah satu istilah untuk menjaga kebersihan. Allah SWT sangat menyukai hal-hal yang bersih, seperti hadist yang diriwaytkan oleh Tarmidzi yang berbunyi:

Sesungguhnya Allah itu baik, dia menyukai kebaikan. Allah itu bersih, dia menyukai kebersihan. Allah itu mulia, dia menyukai kemuliaan. Allah dermawan ia menyukai kedermawanan maka bersihkanlah olehmu tempat-tempatmu.” (H. R Tirmidzi: 2723).

Kebersihan dapat diterapkan dalam masalah ibadah contohnya dalam mendirikan sholat kita harus membersihkan diri dengan bersuci (wudhu/tayamum).

Menjaga kebersihan itu wajib dalam segala aspek baik kebersihan diri, hati maupun lingkungan atau tempat. Diawali dari kebersihan hati yang memiliki  arti membersihkan hati dari segala bentuk kemusyrikan kepada Allah, membersihkan hati di dalam beribadah dan membersihkan hati dari berbagai sifat tercela agar tidak timbul penyakit hati. Kedua menjaga kebersihan diri, diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a. beliau berkata: Rasulullah saw bersabda “Jika aku tidak menjadikan berat umatku, maka aku sungguh perintahkan besiwak (menggosok gigi) setiap hendak shalat”. Dalam hadist tersebut sebenarnya Rasulullah ingin mewajibkan umat Islam untuk selalu menggosok gigi sebelum sholat, namun beliau khawatir akan memberatkan umat Islam. Selain gigi, kita juga harus memperhatikan kebersihan anggota tubuh lainnya seperti ketiak, mulut, gusi, lidah, perut, wajah, kulit kepala dan rambut, dan pakaian, serta jika perlu menggunakan wewangian. 

Piket harian
Selanjutnya adalah menjaga kebersihan lingkungan/tempat. Kebersihan lingkungan/ tempat selain berhubungan dengan keimanan juga berhubungan dengan kesehatan dan kenyamanan. Bersih pangkal sehat juga merupakan peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kebersihan itu akan membawa kesehatan dan kenyamanan. Dalam kebersihan lingkungan memiliki beberapa standar yang harus diperhatikan yaitu meliputi kualitas udara yang baik, adanya pembuangan sampah, pengelolaan dan pengelompokkan sampah, saluran air yang lancar dan tidak tersumbat, sarana MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang baik serta banyaknya tumbuhan hijau. Untuk memenuhi standar dalam menjaga kebersihan lingkungan/tempat, maka perlu adanya rutinitas pengecekan dan pembersihan lingkungan guna menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. 

Kerja bakti kelas
Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 1 Trenggalek juga turut menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman melalui kegiatan-kegiatan yang dapat menunjang kebersihan lingkungan, seperti melakukan kerja bakti, pengecekan fasilitas yang menunjang kebersihan, ketersediaan alat kebersihan serta adanya petugas kebersihan yang selalu membersihkan sekolah. Kerja bakti bukan hanya dilaksanakan oleh siswa-siswi tetapi juga para ustadz dan ustadzah juga turut dalam pelaksanaan kerja bakti. Kebersihan diawali dari diri sendiri dan diikuti kebersihan lingkungan. Jika kita sudah mampu untuk membersihkan diri dan lingkungan dengan baik niscaya kesehatan dan keimanan akan terjaga dengan baik karena Allah mencintai hal-hal yang indah dan bersih. (Hendra)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa Kelas Lima Bisa Membuat Alat Peraga Pernapasan Manusia

Asyiknya Mencoba “Rangkaian Listrik Seri dan Paralel”

ES LILIN TANPA KULKAS