MPLS Sekolah Inovatif

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah 1 Trenggalek dilakukan secara online mengingat pandemi Covid-19 yang belum berakhir, Sabtu (10/7/21).

Kepala SDM 1 Trenggalek, Junianto Ikhsan Nurwahyudi, S.Hum mengatakan, MPLS ini diselenggarakan untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru kelas 1, Tahun Ajaran 2021/2022 ini.

"Kegiatan MPLS saat ini adalah inovasi dari SD Muhammadiyah 1 Trenggalek di masa pandemi. Tidak hanya berupa video yang diberikan kepada siswa, namun kegiatan MPLS dilaksanakan secara live via Zoom, dikemas layaknya vlog", lanjutnya.

"Sehingga, siswa bisa langsung berinteraksi. Siswa bisa menyapa guru dan temannya", tambahnya.

"Kegiatan MPLS diawali dengan sapaan hangat dari guru yang bertugas sebagai MC. Sekaligus saling berkenalan dengan siswa", ucap Yuli, ketua pelaksana MPLS.

MPLS kemudian diserahkan kepada 2 host, yaitu Indah Wahyuni, S.Pd, MTESOL, pengajar Bahasa Inggris dan Fatin, siswa kelas 2. Selama memandu kegiatan ini, Indah yang merupakan lulusan dari Monash University, Australia ini sesekali menggunakan Bahasa Inggris. Tujuannya yaitu mengenalkan kepada siswa bahwa di SDM 1 Trenggalek juga akan dibiasakan penggunaan Bahasa Inggris selama di kelas.

Indah dan Fatin kemudian memandu mulai dari halaman sekolah. Ustadz dan ustadzah berjejer di halaman sambil menyapa siswa. Kemudian serentak menyerukan jargon sekolah, "Islami Berprestasi".

Indah dan Fatin kemudian menuju ruang kepala sekolah. Dalam sambutannya, ikhsan memotivasi kepada siswa kelas 1 untuk tetap semangat belajar.

Indah dan Fatin kemudian mengenalkan ruang perpustakaan dan bagian administrasi. 

Kemudian, keduanya memperkenalkan ruang kelas 1. "Fasilitas ruang kelas ini meliputi papan tulis, TV untuk menampilkan video dan materi presentasi, AC, hingga tempat duduk", jelas April, pengajar SDM 1 Trenggalek, yang memaparkan ruang kelas 1A.

"Tempat duduk biasanya disusun bervariasi, bisa menggunakan model U maupun dibuat berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari sekitar 4 tempat duduk.", jelasnya.

"Tujuannya yaitu supaya ruang kelas lebih nyaman untuk digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, dapat meningkatkan kolaborasi dan keaktifan siswa", tambahnya.

Selanjutnya, kedua host menuju kelas 1B. Di ruang 1B, diperkenalkan pojok literasi. "Pojok literasi merupakan fasilitas tambahan ketika di kelas. Tujuannya adalah membiasakan siswa membaca. Kegiatan ini bisa dilakukan ketika jam istirahat," terang Evi, wali kelas 1B.

"Di pojok literasi ini, selain disediakan buku juga dipasang karya-karya siswa selama kegiatan di kelas, seperti gambar/lukisan siswa dan kliping", tambahnya.

Indah dan Fatin kemudian menuju kelas terakhir, yaitu kelas 1C. Di kelas ini, siswa kelas 1 yang mengikuti zoom di rumah diperkenalkan dengan guru kelas dan kegiatan pembelajaran di kelas.

Eka, wali kelas 1C berdiri di depan menjadi pengajar, mempraktikkan secara ringkas kegiatan selama di kelas.

Pembelajaran dimulai dengan salam pembuka, bertanya kabar, tepuk semangat, dan bernyanyi tepuk jari. 

Kemudian dilanjutkan dengan berdoa, yang didampingi oleh Ustadzah Ibtidaiyah, pengajar tahfidz di SDM 1 Trenggalek.

Dilanjutkan lagi dengan menyanyi bersama 5 jari kananku, supaya siswa lebih semangat. Kegiatan di 1C kemudian ditutup dengan ucapan selamat milad untuk SD Inovatif dari seluruh guru di kelas.

Kegiatan MPLS ini bertepatan dengan milad SDM 1 Trenggalek yang ke 11. Semoga SD Inovatif dapat menjadi sekolah yang unggul dalam prestasi, islami dalam berkemajuan. (Eka Imbia Agus Diartika)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa Kelas Lima Bisa Membuat Alat Peraga Pernapasan Manusia

Asyiknya Mencoba “Rangkaian Listrik Seri dan Paralel”

ES LILIN TANPA KULKAS